Aneh! Ketua KPPS Ini Di Anulir Di Detik Terakhir

 

BARISBARU.COM – Dengan alasan namanya masih terdaftar di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), salah satu Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tepatnya di Tempat Pemungutan uara (TPS) 027 Kelurahan Patunas diminta untuk mengundurkan diri dari keanggotaan KPPS (11/02).

 

Iwan Suhendra, Ketua KPPS yang diminta mengundurkan diri melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut mengatakan bahwa jika yang menjadi dasar permintaan pengunduran dirinya itu mengacu pada salah satu persyaratan perekrutan anggota KPPS yaitu tidak terdaftar dan tercatat sebagai pengurus salah satu Partai Politik (Parpol) maka hal itu merupakan suatu keniscayaan. Namun yang sangat disayangkannya, penyampaian permintaan pengunduran dirinya tersebut justru terjadi di detik-detik terakhir menjelang pelaksanaan pemungutan suara yang hanya menyisakan waktu 2 (dua) hari lagi.

 

“Terus-terang saya kecewa. Kenapa hal ini tidak disampaikan di awal yaitu pada saat tahapan pemberkasan penerimaan anggota kpps tapi justru di H-2 pelaksanaan pemungutan suara,” ungkapnya.

 

Anggota KPPS menurut Iwan, yang juga menjabat selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) 016 Kelurahan Patunas ini, dapat diberhentikan salah satunya jika ada laporan dari masyarakat di sekitar TPS terkait adanya gerakan yang mendukung salah satu calon yang sifatnya terstruktur dan masif dengan didukung 2 orang saksi. Namun lanjutnya jika PAW diberlakukan dengan alasan masih terdaftar di SIPOL maka menjadi tidak wajar dan terkesan ada ‘permainan’ jika penyampaian PAW itu dilaksanakan di detik-detik terakhir menjelang pelaksanaan  pemungutan suara. Dan lagi kata iwan, kalau dicek di SIPOL, masih terdapat beberapa oknum KPPS yang namanya masih terdaftar sebagai pengurus partai politik.

 

“Jadi bukan cuma saya tapi masih ada beberapa orang anggota KPPS yang namanya masih terdaftar di SIPOL tersebut. Kalau kemudian pihak KPU menyatakan akan menindaklanjuti data  SIPOL tersebut maka jujur saya sangat meragukannya mengingat besok (12/02) sudah H-1 pelaksanaan pemilu,” bebernya. (*).